Drum Band atau Marching Band, Pilih mana ?

Maraknya perlombaan drum band maupun marching band sekarang ini semakin berkembang dengan pesat baik tingkat daerah, nasional maupun internasional. Berbagai macam perlombaan bergengsi seperti Grand Prix Marching Band (GPMB) yang merupakan kejuaraan rutin di dunia marching band Indonesia, yang digelar secara nasioanal pada akhir tahun dan diikuti oleh hampir seluruh unit marching band yang ada di Indonesia. Selain itu, HamengkuBuwono Marching Band Championship di Yogyakarta juga merupakan salah satu ajang kompetisi marching band yang banyak di ikuti di Indonesia.

Hal ini disebabkan oleh piala yang bersifat sakral dan khusus dari Sri Sultan Hamengku Buwono yang dilapisi emas, perak, dan perunggu serta merupkan lambang mahkota kerajaan Ngayogyakarta menjadi daya tarik tersendiri bagi para pemain atau grup marching band .

Sebagai pemain maupun pelatih drum band selayaknya kita mengetahui dengan baik apa pengertian dari drum band dan marching band , serta perbedaan antara kedua nya. Secara garis besar drum band di artikan sebagai suatu kelompok orkes barisan musik yang lebih banyak memainkan alat pukul seperti snare drum, tenor drum, bass drum, trio atau kuarto tom, simbal, marching bell atau bellyra dan hanya beberapa alat tiup saja, istilah drum band hanya digunakan di Indonesia.

Sedangkan marching band sendiri memiliki arti suatu grup yang terdiri dari sejumlah orang yang memainkan alat-alat musik di sertai dengan melakukan banyak gerakan (umumnya baris berbaris) dan punya para pendukung (diluar pemain musik) seperti pembawa bendera atau penari.

Dahulu marching band dimainkan untuk mengiringi suatu perayaan atau festival yang dilakukan di lapangan terbuka dalam bentuk barisan dengan pola yang tetap dan kaku, serta memainkan lagu-lagu mars. Dinamika keseimbangan penampilan diperoleh dari atraksi individual yang dilakukan oleh mayoret atau beberapa personil pemain instrumen. Namun saat ini marching band dapat dilakukan baik di lapangan terbuka maupun tertutup sebagai pengisi acara suatu festival atau kejuaraan.

Banyak orang yang salah kaprah mengartikan bahwa suatu barisan okestra atau parade musik disebut sebagai drum band, jika kita pelajari secara mendalam dapat kita ketahui bahwa drum band dan marching sangat berbeda. Drum band dalam komposisi alat tiup brass section, tidak lengkap. Biasanya hanya trumpet, mellophone dan trombone, sisanya memakai pianika dan recorder. Untuk alat music pukul perbandingannya dengan alat tiup biasanya lebih banyak dan komposisi alat music pukul sendiri banyak Snare drum-nya dan masih memakai Marching Bell atau Bellyra. Untuk komposisi lagu lebih cenderung ke arah mars serta tidak mementingkan kualitas musik dan baris.

Marching band memiliki komposisi alat tiup terdiri dari logam dan kayu dan arahnya tidak semua menghadap ke depan. Perbandingan alat tiup dan perkusi seimbang. komposisi musik sudah mementingkan segi kualitas musikalitas, tapi tidak terlalu dipentingkan dalam baris berbaris. Rata-rata komposisi alat tiup 35-45, perkusi 16-24, color guard 6-16.

Berikut ini merupakan nama alat serta fungsi dari setiap alat – alat yang digunakan dalam drum band maupun marching band :

1. Stick Mayoret
Adalah sebuah stick atau tongkat yang dipegang oleh seorang leader dalam suatu parade drum band ( Mayoret / Mayor ), Stick Mayoret digunakan untuk menentukan lagu apa yang akan di mainkan, gerakan / formasi apa yang akan dilakukan, serta kapan drum band akan dimulai / diakhiri.

2. Snare Drum
Adalah suatu alat musik pukul drum band berbentuk tabung yang terdiri dari tabung dan dua buah membrane / head atas dan bawah, pada umumnya head bagian bawah lebih tipis dan berwarna bening, alat ini dimainkan dengan cara dipukul dengan dua bilah stick kayu. Dinamakan snare drum karena ketika dipukul akan berbunyai “ R” dan di head / membrane bagian bawah tabung terdapat snar untuk memantulkan suara pada setiap ketukan stik dan alat ini memiliki sebuah tarikan di samping bodi alat untuk mengatur bunyi yang dihasilkan.

3. Tenor Drum
Adalah alat musik pukul drum band berbentuk tabung menyerupai snare drum, hanya di bagian bawah membrane / head tabung tidak terdapat snar, dan membrane / head bagian bawah sama tebalnya dengan bagian atas, karena alat ini dimainkan dengan cara dipukul dengan dua buah stick yang ujungnya terbuat dari spon karet yang keras dan lentur.

4. Bass Drum
Adalah alat musik pukul drum band berupa tabung yang besar, dengan dua buah head / membran tebal di atas dan bawahnya, dimainkan dengan cara dipukul dengan dua buah stik yang lebih besar dari stik tenor drum. Fungsi utama bass drum adalah memberikan nada bass untuk mengakhiri suatu ketukan dalam setiap nada-nada lagu yang dimainkan.

5. Cymball
Adalah alat musik yang terdiri dari 2 buah lempengan dan sekrap ( pegangan ) yang berbentuk bulat dimainkan dengan cara dipukulkan pada tiap masing-masingnya. Cymball sudah dimainkan sejak dari zaman kuno dan pembuat cymbal yang paling terkenal berasal dari Turki yang dalam pembuatannya masih merahasiakan massa campuran logam yang digunakan.

6. Marching Bell dan Bellyra
Marching dan Bellyra adalah alat musik yang sama – sama terdiri dari beberapa bilahan yang memiliki nada irama tersendiri dan dipukul menggunakan stick mika serta berfungsi sebagai melodian. perbedaanya kedua alat ini hanya dalam pembawaanya saja biasanya marching bell dalam pembawaanya menggunakan sebuah harness dan di mainkan dalam keadaan posisi alat tertidur berbeda dengan bellyra yang pembawaanya menggunakan sabuk dan dimainkan dalam keadaan berdiri disandarkan di badan depan pemain musik.

7. Terompet
Adalah alat musik tiup dalam marching band yang digunakan sebagai soprano, umumnya digunakan sengabia melodian dalam musik. Meski demikian umumnya dalam aransemen musik marching band fungsionalitas soprano dibagi menjadi dua atau tiga kelompok untuk memainkan nada yang berbeda (biasanya mengisi rentang suara sopran, dan mezzo-sopran). Pada umumnya grup-grup marching band di Indonesia menggunakan terompet bernada dasar B♭, namun ada pula yang menggunkan terompet bernada fasar G.

8. Mellophone
Mellophone merupakan instrumen musik tiup yang ditujukan sebagai pengisi suara alto-soprano. Penggunaan mellophone dalam marching band pada umumnya lebih diminati karena suara dan intonasi yang dihasilkannya lebih konsisten dibandingkan instrumen musik sejenis seperti French Horn. Jenis mellphone yang paling banyak digunakan umumnya bernada dasar F, namun banyak pula ditemukan instrumen bernada dasar G. Biasanya sebuah instrumen mellophone memiliki kemampuan untuk dimainkan dengan nada dasar G ataupun F dengan mengganti panjang pipa udara yang umumnya tersedia sebagai bagian dalam kelengkapan instrumen tersebut.

9. Trombone
Trombone adalah alat musik tiup yang merupakan keluarga dari brass, kata trombone berasal dari Italia Tromba (trumpet) dan – one (akhiran yang berarti “besar”), sehingg berarti ” terompet besar “, Trombone yang paling sering ditemui adalah trombone tenor dan trombone bass. Trombone tidak berpiston tapi berslide, slide adalah alat pengatur nada pada trombone, cara pengoperasiannya yaitu dengan cara ditarik dan di ulur agar menghasilkan nada yang sesuai dengan yang di inginkan. Beethoven adalah composer pertama yang mempopulerkan trombone dalam simfoninya.

10. Baritone
Meskipun memiliki fungsi yang sama dengan instrumen yang digunakan dalam pertunjukan orkestra, bentuk baritone horn yang digunakan dalam penampilan marching band telah didisain secara khusus dengan corong menghadap ke muka dan umumnya telah dilengkapi dengan sistem tiga katup. Sesuai dengan namanya instrumen ini digunakan untuk mengisi suara dalam rentang nada baritone. Umumnya instrumen yang digunakan dalam penampilan marching band menggunakan nada dasar B♭.

11. Contra Bass / Marching Tuba
Contra bass atau Tuba digunakan dalam penampilan musik marching band untuk mengisi suara dalam rentang nada bass. Perbedaan antara contra bass dan tuba terletak pada nada dasar yang digunakan pada instrumen tersebut. Jika nada dasar yang digunakan pada instrumen tersebut adalah G maka disebut dengan contra bass, sebaliknya bila menggunakan nada dasar B♭ maka dinamakan sebagai tuba. Seperti umumnya instrumen musik tiup logam yang digunakan dalam penampilan marching band, instrumen ini telah didisain pula untuk dimainkan sambil berjalan dengan corong menghadap ke depan. Namun berbeda dengan instrumen musik lainnya, karena ukurannya yang besar, untuk memainkan instrumen musik ini dilakukan dengan cara dipanggul.

12. Pianika
Adalah alat musik tiup kecil sejenis harmonika, tetapi memiliki bilah-bilah keyboard yang luasnya sekitar 3 oktaf, pianika dimainkan dengan menggunakan pipa lentur yamg ujungnya terdapat mouthpiece yang dihubungkan ke mulut.

13. Recorder
Adalah alat music tiup yang sumber bunyinya berasal dari tekanan udara dan dimainkan dengan cara ditiup, recorder terbagi menjadi 6 macam yaitu :
a) Recorder sopranino
b) Recorder soprano
c) Recorder alto
d) Recorder tenor
e) Recorder bass,
f) Recorder great bass

Saat nya anda menentukan pilihan, masing-masing tipe ini mempunyai kelebihan dan kekurangan seperti yang telah kami uraikan. Jika dana anda cukup, saran kami Marching Band adalah pilihan yang tepat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

Archives